Cara Meningkatkan Penjualan dengan Kombinasi DOOH dan Digital Marketing

Cara Meningkatkan Penjualan dengan Kombinasi DOOH dan Digital Marketing: Strategi Cerdas untuk Menjangkau Lebih Banyak Pelanggan

Pernah melihat iklan di videotron, lalu beberapa saat kemudian menemukan iklan yang sama saat membuka media sosial atau Google? Bukan kebetulan. Itulah strategi pemasaran yang kini banyak digunakan oleh brand besar.
Mengandalkan satu media promosi saja sudah tidak cukup. Konsumen berinteraksi dengan berbagai platform setiap hari, mulai dari jalan raya, pusat perbelanjaan, media sosial, hingga mesin pencari. Karena itu, bisnis yang mampu menggabungkan Digital Out-of-Home (DOOH) dengan Digital Marketing memiliki peluang lebih besar untuk menarik perhatian, membangun kepercayaan, dan meningkatkan penjualan.
Lalu, bagaimana cara menggabungkan kedua strategi tersebut agar hasilnya maksimal? Simak panduan lengkap berikut.

Perilaku konsumen telah berubah. Sebelum membeli suatu produk, mereka biasanya melihat iklan di berbagai tempat, mencari informasi di internet, membaca ulasan, hingga membandingkan harga.

Artinya, keputusan pembelian tidak terjadi hanya karena satu kali melihat iklan. Semakin sering calon pelanggan melihat merek Anda di berbagai media, semakin besar peluang mereka untuk melakukan pembelian.

Inilah mengapa kombinasi DOOH dan Digital Marketing menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan penjualan.

Apa Itu DOOH (Digital Out-of-Home)?

Digital Out-of-Home (DOOH) adalah media iklan luar ruang berbasis digital yang menampilkan konten melalui layar elektronik, seperti:

  • Videotron
  • LED Screen
  • Digital Billboard
  • Display Digital di pusat perbelanjaan
  • Layar digital di bandara, stasiun, dan terminal

Berbeda dengan billboard konvensional, DOOH memungkinkan konten diubah secara cepat, dijadwalkan sesuai waktu tertentu, dan menampilkan video atau animasi yang lebih menarik perhatian.

Apa Itu Digital Marketing?

Digital Marketing adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan berbagai kanal digital untuk menjangkau calon pelanggan.

Beberapa kanal yang paling banyak digunakan meliputi:

  • Website
  • SEO (Search Engine Optimization)
  • Google Ads
  • Media Sosial
  • Facebook & Instagram Ads
  • TikTok Ads
  • LinkedIn
  • Email Marketing
  • Marketplace
  • WhatsApp Business

Digital marketing memudahkan bisnis untuk menjangkau audiens secara lebih spesifik berdasarkan lokasi, minat, perilaku, hingga demografi.

Mengapa DOOH dan Digital Marketing Sangat Efektif Jika Digabungkan?

Ketika kedua strategi ini digunakan secara bersamaan, masing-masing saling melengkapi.

DOOH berperan membangun brand awareness di dunia nyata, sedangkan digital marketing melanjutkan proses dengan memberikan informasi, membangun interaksi, dan mendorong konversi menjadi penjualan.

Hasilnya adalah perjalanan pelanggan (customer journey) yang lebih mulus dari tahap mengenal merek hingga melakukan pembelian.

  1. Bangun Brand Awareness melalui DOOH

Langkah pertama adalah memastikan merek Anda terlihat oleh sebanyak mungkin calon pelanggan.

Gunakan media seperti:

  • Videotron di pusat kota
  • LED Screen di area komersial
  • Billboard digital di jalan utama
  • Display digital di pusat perbelanjaan

Pastikan pesan yang ditampilkan sederhana, mudah dibaca, dan menggunakan identitas visual yang konsisten.

Semakin sering audiens melihat merek Anda, semakin tinggi peluang mereka mengingatnya.

  1. Arahkan Audiens ke Platform Digital

DOOH tidak harus menjadi tujuan akhir. Gunakan media tersebut untuk mengarahkan audiens ke kanal digital.

Beberapa cara yang efektif antara lain:

  • Menampilkan alamat website.
  • Menambahkan QR Code.
  • Menyertakan akun media sosial.
  • Mengajak pelanggan mengunjungi landing page.
  • Menampilkan promo yang dapat diklaim secara online.

Dengan cara ini, DOOH menjadi pintu masuk menuju interaksi digital yang lebih mendalam.

  1. Perkuat Pesan melalui Digital Marketing

Setelah audiens mengenal merek melalui DOOH, lanjutkan komunikasi melalui kanal digital.

Misalnya:

  • Artikel blog yang menjawab kebutuhan pelanggan.
  • Konten edukasi di media sosial.
  • Video produk.
  • Email promosi.
  • Iklan Google untuk kata kunci yang relevan.

Paparan yang konsisten di berbagai media membantu membangun kepercayaan sekaligus meningkatkan peluang konversi.

  1. Gunakan Remarketing

Tidak semua orang langsung membeli setelah melihat iklan.

Di sinilah strategi remarketing berperan. Pengunjung yang pernah membuka website atau berinteraksi dengan media sosial dapat kembali melihat iklan Anda di berbagai platform digital.

Strategi ini menjaga merek tetap berada dalam ingatan calon pelanggan hingga mereka siap melakukan pembelian.

  1. Ukur Performa Secara Menyeluruh

Keberhasilan kampanye tidak hanya diukur dari jumlah tayangan.

Beberapa indikator yang perlu dipantau antara lain:

  • Reach (jangkauan audiens)
  • Impressions
  • Klik ke website
  • Scan QR Code
  • Leads yang masuk
  • Tingkat konversi
  • Penjualan
  • Return on Investment (ROI)
  • Return on Advertising Spend (ROAS)

Dengan data tersebut, Anda dapat mengetahui media mana yang memberikan hasil terbaik dan mengoptimalkan anggaran pemasaran.

Contoh Strategi DOOH dan Digital Marketing

Misalkan sebuah dealer mobil meluncurkan model terbaru.

Strategi yang dapat diterapkan:

  1. Menayangkan video berdurasi singkat di videotron kawasan bisnis.
  2. Menampilkan QR Code menuju halaman spesifikasi kendaraan.
  3. Menjalankan Google Ads untuk kata kunci terkait mobil tersebut.
  4. Mengunggah video ulasan di media sosial.
  5. Melakukan remarketing kepada pengunjung website.
  6. Mengirim email penawaran kepada calon pelanggan yang telah mengisi formulir.

Dengan pendekatan ini, calon pelanggan akan menemukan merek yang sama di berbagai titik interaksi, sehingga peluang pembelian menjadi lebih besar.

Kesalahan yang Harus Dihindari

Agar strategi berjalan optimal, hindari beberapa kesalahan berikut:

  • Menggunakan pesan yang berbeda di setiap media.
  • Tidak memiliki landing page yang jelas.
  • Mengabaikan optimasi website.
  • Tidak menambahkan Call-to-Action (CTA).
  • Tidak mengukur hasil kampanye.
  • Menggunakan visual yang tidak konsisten.
  • Hanya fokus pada satu kanal pemasaran.

Konsistensi pesan dan identitas visual sangat penting agar pelanggan mudah mengenali merek Anda.

Tips Memaksimalkan Hasil Kampanye

Untuk memperoleh hasil terbaik, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Gunakan desain visual yang menarik dan mudah dipahami.
  • Pastikan website responsif dan cepat diakses.
  • Terapkan strategi SEO agar mudah ditemukan di mesin pencari.
  • Manfaatkan video pendek yang informatif.
  • Jadwalkan penayangan DOOH pada jam dengan lalu lintas tinggi.
  • Lakukan evaluasi kampanye secara rutin berdasarkan data.

Dengan kombinasi yang tepat, DOOH dan digital marketing dapat saling memperkuat dan menghasilkan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan jika digunakan secara terpisah.

Kesimpulan

Menggabungkan DOOH dan Digital Marketing merupakan strategi pemasaran modern yang mampu meningkatkan brand awareness sekaligus mendorong penjualan. DOOH membantu menarik perhatian masyarakat di ruang publik, sementara digital marketing memperdalam interaksi melalui website, media sosial, mesin pencari, dan berbagai kanal digital lainnya.

Kunci keberhasilannya terletak pada konsistensi pesan, integrasi antar media, serta evaluasi berbasis data. Dengan strategi yang terencana, bisnis dapat menjangkau lebih banyak calon pelanggan, membangun kepercayaan, dan menciptakan peluang penjualan yang lebih tinggi di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact us

Give us a call or fill in the form below and we'll contact you. We endeavor to answer all inquiries within 24 hours on business days.
=